Bagi para pecinta otomotif pastinya sudah bosan melihat pertandingan balap kendaraan beroda empat F1 yang masih ada orang dibalik kemudi berlajunya kendaraan beroda empat tersebut. Tidak menutup kemungkinan untuk bebrapa tahun kedepan bahwa balap kendaraan beroda empat sudah tidak memakai pengemudi lagi dibalik mobil. Saat ini kendaraan beroda empat tanpa supir yang berteknologi listrik masih dalam masa pengembangan serta sudah mulai dipamerkan dan telah disambut Roborace. Apakah kendaraan beroda empat tersebut tidak berisiko dengan are balap yang menyerupai itu? Dan menyerupai apa kendaraan beroda empat balap otonom tersebut bekerja dengan baik tanpa menjadikan hal yang tidak diharapkan.

Mobil balap otonom hasil karya Roborace Toyed dikabrkan akan memadukan teknologi games. Motorsport dan sistem engineering yang akan sangat dibutuhkan saat kondisi ekstrem, yang dapat membahayakan nyawa. Padahal moli tanpa supir tersebut atau kendaraan beroda empat otonom masih dalam masa pengembangan. Mobil otonom tampil pada kurun yang serba canggih ini biar meminimalisir bahkan menekan angka kecelakaan di jalanan yang disebabkan dikarnakan keteledoran para pengendara saat berkemudi.

Sebagaimana yang telah diketahui bahwa kendaraan beroda empat otonom tersebut dibekali dengan sensor yang sangat sensitif mulai dari suara, jarak bahkan kalau ada kendaraan yang melewatinya dengan kecepatan tinggi maka sistem otonom tersebut akan bekerja, namun bagaimana dengan kendaraan beroda empat balap yang memakai teknologi otonom?

Pastinya para pabrikan otomotif niscaya sudah mempertimbangkan hal tersebut. Pasti teknologi yang diterapkan pada kendaraan beroda empat balap tidak sama dengan tenologi otonom yang dipasang pada kendaraan beroda empat langsung atau kendaraan beroda empat angkutan.

Yang terang bahwa teknologi canggih niscaya sudah tidak dilupakan yang terkait dengan perangkat keamanan pada kendaraan beroda empat tersebut. Akan tetapi desan yang dihasilkan oleh tangan Daniel Simon yang telah pertanda hasil karyanya dalam layar lebar yang berjudul Tron, Oblivion, Prometheus dan Captain America, yang telah mebuat kendaraan beroda empat dengan teknologi listrik otomatis yang begitu fenominal.

��Maksud kami menciptakan sebuah kendaraan yang dapat bergerak tanpa pengendara, dengan sebuah kecantikan. Selanjutnya tim racing engineer dan sistem aerodinamis bekerja untuk menghasilkan keseimbangan terbaik,” ujar juru bicara Roborace. Dikabarkan bahwa kendaraan beroda empat tersebut pada ajang kompetisi Formula E Competition.