Tidak jarang kita mendengar isu mengenai kecelakaan yang didasari karna pengemudi yang mengemudi kendaraannya masih dalam kondisi mabuk. Mengenai hal terssbut kali ini Honda telah menemukan solusinya yang sanggup mengantisipasi hal tersebut. Honda Motor Co. Ltd telah menyebarkan prototipe detektor alcohol yang fungsinya sanggup mendeteksi seberapa banyak alcohol yang ada pada pengemudi, caranya adalah dengan menghembuskan nafas pada alat tersebut.

Seperti yang telah diberitakan dari laman resmi Honda, Honda menyampaikan alat tersebut merupakan proyek kerjasama Honda yang melibatkan Hitachi dalam pengembanannya. Dengan maksud untuk lebih meminimalisir kecelakaan yang disebabkan pengendara mabuk, dengan cara mencegah dengan alat tersebut. Makara para pengemudi sanggup mengecek kadar alcohol yang ada pada dirinya, apakah berbahaya atau tidak kalau dilanjutka mengemudi kendaraa.

Dengan bentuk yang praktis detector alcohol tersebut bida dibawa kemana saja atau sering disebut dengan istilah portable karna bentuknya yang menyerupai dengan handphone. Selain bentuknya yang simpel, alat ini juga sanggup dengan cermat mengecek kadar alkohol yang ada pada penggunanya. Hanya dengan menghembuskan napasnya, kemudian menunggu selama tiga detik sudah ada alhasil berapa kadar alkohol yang terkandung pada pengguna.

Hasil pengecekan dari detektor alkohol portable tersebut akan secara otomatis terekan kemudian akan eksklusif masuk pada sistem keamanan mobil. Jika hasil analisa alat tersebut terdapat alkohol yang melampui batas pada penendara, maka eksklusif sepontan indicator akan mengeluarkan peringatan pada layar panel mobil.

Pada program SAE World Congress alat tersebut akan dipresentasikan yang akan berlangsung dari tanggal 12 hingga 14 April 2016 di Detroit, Amerika Serikat. Alat detektor alkohol tersebut bahu-membahu telah digunakan oleh beberapa Negara, menyerupai di Negara Jepang. Untuk mengecek kadar alkohol yang ada pada pengemudi adalah dengan cara memakai alcohol detektor yang dilakukan oleh oprator transportasi. Alat menyerupai ini Cuma digunakan oleh pengemudi profesional sebelum mereka melaksanakan pekerjaannya.

NHTSA, Badan Keselamatan Berlalu Lintas Amerika Serikat mereka juga tidak kalah, dengan membuat alat berteknologi interlock yang berfungsi sebagai penghubung detektor alkohol pada mesin kendaraan.